Mediasi Pasangan Amin-Farhan vs KPU Lombok Tengah berakhir

Loteng (Lomboknews.my.id) – Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah menggelar sidang mediasi sengketa gugatan Bakal Pasangan Calon (Paslon) perseorangan. 

Sidang mediasi itu atas sengketa yang diajukan Bapaslon  H Muhammad Amin-TGH Farhan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah, berlangsung di kantor Bawaslu, Kamis (6/8).

Namun, sidang musyawarah penyelesaian sengketatidak menemukan kata sepakat alias buntu. Pihak pemohon dan termohon tetap pada pendirian masing-masing, yakni melanjutkan gugatan.

“Penyelesaian sengketa musyawarah gugatan Bakal Paslon Amin-Farhan itu akan dilanjutkan dengan musyawarah terbuka,” ujar Ketua Bawaslu Lombok Tengah, Abdul Hanan.

Selanjutnya sidang akan dilanjutkan dengan musyawarah terbuka yang dijadwalkan hari minggu tanggal 9 Agustus pukul 14.00 Wita. Sesuai juknis penyelesaian sengketa adalah paling lama 12 hari kalender sejak permohonan pemohon diregister

“Sidang terbuka akan mulai digelar Minggu depan selama 12 Hari,” pungkasnya.

Kordiv Sengketa Bawaslu Lombok Tengah, Harun Azwari menambahkan, musyawarah digelar pasca berkas permohonan sengketa yang diajukan oleh Bapaslon Amin-Farhan dinyatakan lengkap dan di register oleh Bawaslu Lombok Tengah.

Nomor perkara: 003/PS.REG/62.52.02/VIII/2020. Sesuai jadwal musyawarah hari ini adalah musyawarah tertutup dengan agenda mediasi antara Bapaslon Amin-Farhan selaku pihak Pemohon dan KPU Kabupaten Lombok Tengah selaku pihak Termohon.

“Pokok permohonan yang diantara pokok keberatan pemohon, karena termohon menerbitkan BA-1 KWK perseorangan perbaikan yang menyatakan Bapaslon amin-Farhan tidak memenuhi syarat dukungan perbaikan sehingga dokumennya ditolak,” singkatnya.

“KPU butuh waktu untuk menyusun jawaban ditengah agenda tahapan yang begitu padat,” tambah Komisioner Divisi Hukum KPU Lombok Tengah, Zaeroni. 

Baca Juga:  Merapat ke Petahana di Pilkada Bima, Demokrat Cabut SK Dukungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *