Savana Propok, ditutup akibat insiden Dugem

Lotim (Lomboknews.my.id) – Beredarnya video dugem di Bukit Savana Propok, Lombok Timur  belum lama ini, disesalkan Dinas Pariwisata (Dispar) setempat. Dinas menyangkan aksi yang akhirnya mengundang kontroversi itu.

Kepala Dispar Lotim, H Mugni menyayangkan aksi dugem  yang akhirnya berakibat ditutupnya ditutup Balai TNGR itu. Hal ini dinilai merugikan wisatawan selanjutnya  dan para pelaku wisata yang terlibat di dalamnya.

Padahal Sabtu (18/7) lalu Bupati Lombok Timur, TNI, Polri, bersama TNGR baru saja mempromosikan kawasan eksotik untuk camping itu.  Bahkan Bupati sempat menjadi imam Salat Magrib dan Isya di sana.

“Kami dari Dispar menyayangkan itu,” ujarnya saat dihubungi kicknews.today, Kamis (6/8).

Ia menegaskan, nantinya jika dibuka kembali, pengelola diminta untuk memperketat aturan dalam pendakian. Jika demikian, pengunjung tidak akan berani melakukan tindakan-tindakan  di luar norma.

“Cek semua yang naik kalau pengunjung tidak mengikuti aturan gak usah masuk,” tambahnya.

Pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang Kembali. Untuk itu dibutuhkan bahu membahu mulai dari kesadaran dari pengunjung dan pengelola yang bertugas untuk memberikan aturan yang tegas.

“Semua kita saling mengingatkan jangan lakukan hal diluar norma,  sehingga destinasi itu berkelanjutan,” harapnya.

Berwisata itu, kata Mugni ada hal yang menarik yang ingin dinikmati dan orang yang akan berwisata apapun persyaratan tentunya akan diikuti. 

Baca Juga:  Pintu Masuk Pantai Kuranji Labuapi Dijaga Polisi untuk Mencegah Korona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *