Sekolah di Lombok Timur batal dibuka, Kasus Covid – 19 Terus bertambah

Lotim (Lomboknews.my.id) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim kembali mengeluarkan surat edaran. Salah satunya  berisi penyelenggaraan pembelajaran  melalui kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR), diperpanjang mulai tanggal 10 Agustus sampai dengan 27 Agustus 2020 mendatang. Keinginan Bupati Lombok Timur H. Sukiman Azmy untuk membuka sekolah, belum bisa dipenuhi. Alasannya, angka penularan Covid yang bertambah menjadi 56 orang positif.

Kepala Dikbud Lotim, Ahmad Dewanto Hadi menerangkan, Dikbud  kembali mengeluarkan surat edaran  baru sebagai perpanjangan surat edaran yang berkahir pada Sabtu  (8/8). “Di surat itu tidak ada keharusan untuk daring,” tegasnya.

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kegiatan  BDR kepada sekolah, catatannya tidak memberatkan peserta didik. Dikbud, kata dia, tidak mengharuskan adanya pembelajaran melalui daring atau online.

Pertimbangannya  fasilitas yang dimiliki peserta didik dan jaringan internet terbatas.  Disarankan agar guru berinovasi  melakukan pembelajaran di rumah, membentuk kelompok-kelompok kecil, mengambil tugas ke sekolah dan mengumpulkan di lain waktu.

Dewanto juga menegaskan, perihal statement bupati yang meminta sekolah buka 8 Agustus. Tentu dengan pertimbangan angka positif Covid-19 melandai. Namun kondisi terkahir angka fluktuatif ada penambahan, sehingga pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan.

“Sebelum saya tandatangani surat edaran ini saya konsultasi ke pak Bupati,” akunya. 

Baca Juga:  Wagub Minta Para Pelajar di NTB Aktif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *