Dua Minggu 4.099 Pengendara Ditilang di NTB

Mataram (Lomboknews.my.id) – Operasi Patuh Gatarin 2020 berakhir, Rabu (5/8) lalu. ”Sebanyak 4.099 pengendara yang ditilang serta teguran sebanyak 6.607 teguran,” kata Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Noviar, Kamis (6/8).

Selama 14 hari operasi Patuh berjalan, pelanggaran didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm standar. Disusul, pengendara yang tidak menggunakan safety belt (sabuk pengaman) dan mobil pengangkut barang digunakan mengangkut orang. ”Sebanyak 2.303 pengendara yang tidak menggunakan helm, 249 tidak menggunakan safety belt, dan 166 mobil pengangkut barang mengangkut orang,” jelasnya.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya penindakan yang dilakukan menurun. Tahun 2019 lalu ada sekitar 3.843 pengendara yang tidak menggunakan helm yang ditindak. “Kalau melihat persentase penurunannya mencapai 67 persen,” jelasnya.

Sedangkan pelanggar tak patuh menggunakan safety belt tahun lalu ada sekitar 434 penindakan. ”Turunnya 75 persen,” bebernya.

Sementara penindakan kendaraan barang mengangkut orang meningkat menjadi 100 persen. Tahun sebelumnya, ada 332 penindakan. ”Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah kita ke depan,” ujarnya.

Dilihat dari sisi usia, pelanggar didmoniasi pengendara dari usia 21-25  tahun. Dari sisi kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan.

Jumlah laka lantas tahun lalu ada sebanyak 33 kasus. Tahun ini, ada sebanyak 26 kecelakaan dengan kerugian material Rp 63,9 juta.  ”Sebanyak 12 luka berat, 5 luka berat, 9 luka ringan. Turun 21 persen,” jelasnya.

Operasi Patuh yang dijalankan tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Lebih banyak upaya humanis, persuasif, dan edukasi. ”Mengingat situasi saat ini masih pandemi Covid-19,” terangnya.

Para pengendara yang tidak mematuhi protokol kesehatan tetap mendapatkan teguran. Terutama, pengendara yang tidak menggunakan masker. ”Kalau pengendara yang tidak menggunakan masker kita hanya menegur saja. Karena, aturan Perda yang dikeluarkan Pemprov NTB itu masih sosialisasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Stok Menipis, Mataram Butuh Perekrutan Kepala Sekolah SD dan SMP

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat berkendara. Jangan hanya saat operasi Patuh Gatarin saja taat terhadap protokol kesehatan. ”Ini untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain agar tidak tertular Covid-19,” kata dia.

Selain itu, para pengendara juga tetap harus patuh dan disiplin terhadap aturan lalu lintas. Menyadari keselamatan berlalu lintas dari diri sendiri hal yang paling utama. ”Sehingga terhindar dari bahaya dan fatalitas kecelakaan bisa diminimalisir,” tutup Noviar. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *