Spektakuler, Tim PUMA Polres Lombok Timur Amankan 62 Ranmor Hasil Curian

Lotim (Lomboknews.my.id) – Tim PUMA Satreskrim Polres Lombok Timur berhasil mengamankan 62 barang bukti (BB), tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 62 kasus tersebut merupakan pengungkapan dari 36 laporan polisi yang diterima pihak Kepolisian setempat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. mewakili Kapolda NTB, Rabu (12/8), mengatakan bahwa pengungkapan kasus curanmor oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur merupakan pengungkapan yang cukup spektakuler.

“Ini sangat luar biasa dan harus dicontoh oleh Polres jajaran lainnya. Pengungkapan kasus curanmor ini berkat kerja keras dan kerjasama Tim PUMA dengan Polsek jajaran, sehingga dari 36 Laporan Polisi yang diterima berhasil mengamankan 62 BB tindak pidana curanmor. Sekali lagi, ini luar biasa,” ungkapnya saat konferensi pers di Polres Lombok Timur.

Dikatakan, pada tanggal 24 Juli 2020 lalu Tim PUMA melakukan penangkapan terhadap dua pelaku inisial S alias Panjang dan M alias Percek atau Kajar. Selain itu, ditangkap pula satu orang diduga penadah berinisial LH.

“Kedua pelaku ini incarannya sepeda motor yang diparkir pemiliknya, di pinggir jalan persawahan dan ditinggal bekerja di sawah. Sementara LH adalah penadah barang hasil kejahatan dari kedua pelaku utama,” sebutnya.

Dijelaskan, berdasarkan hasil penyidikan Satreskrim Polres Lombok Timur terhadap kedua pelaku dan terduga penadah, didapatkan informasi bahwa mereka juga terkait dengan dua penadahan lain yakni inisial R dan E. Kedua terduga penadah hasil pengembangan tersebut ditangkap pada 29 Juli 2020.

“Dari hasil pengembangan kasus tersebut serta dengan berkoordinasi dengan Polsek Sembalun, sekitar pukul 22.00 Wita Tim PUMA melakukan penangkapan terhadap dua orang diduga penadah di Desa Sembalun,” jelas Kombes Artanto.

Baca Juga:  Polsek Pringgabaya Sita 80 Botol Miras Tradisional

Dari lokasi penangkapan kedua penadah di Sembalun tersebut, berhasil diamankan 62 unit sepeda motor diduga hasil tindak pidana curanmor.

“Setelah disesuaikan dengan Laporan Polisi yang masuk di Polres Lombok Timur, 36 sepeda motor ada Laporan Polisinya dan 16 unit di antaranya adalah hasil kejahatan curan dua pelaku yang ditengkap. Sedangkan 26 sisanya belum diketahui pemiliknya,” ucapnya.

Karena itu Kombes Pol. Artanto mengimbau kepada segenap masyarakat Provinsi NTB, yang merasa kehilangan sepeda motor agar segera melapor ke pihak Kepolisian terdekat, untuk selanjutnya dicocokkan dengan BB yang berhasil diamankan.

“Kami imbau kepada semua masyarakat agar bisa membantu pihak Kepolisian, dengan melaporkan ke Kepolisian terdekat dengan membawa bukti-bukti kepemilikan, sehingga motor yang masih belum diketahui pemiliknya bisa dikembalikan,” imbaunya.

Sementara Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa BB ranmor yang belum diketahui pemiliknya, akan diumumkan dengan mencantumkan nomor mesin (nosin) dan nomor rangka (noka).

Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan umumkan termasuk melalui media, sehingga pemilik yang kehilangan ranmor mengetahui apakah motornya ada pada kami. Kami yakinkan kepada masyarakat bahwa pengambilan ranmor tidak dipungut biaya,” ungkapnya.

Adapun BB berupa alat yang biasa digunakan dalam curanmor, yang diamankan dari pelaku antara lain dua buah kunci leter T, sembilan buah mata kunci leter T, tang biasa, satu buah tang besar pemotong gembok, dan satu buah cungkit.

Sedangkan 62 unit sepeda motor hasil curan yang berhasil diamankan adalah SPM merek Honda Supra 18 unit, Honda Vario 14 unit, Yamaha Jupiter MX 7 unit, Honda Beat 6 unit, Yamaha Vega R 4 unit, Suzuki Satria FU 2 unit, Honda Revo 4 unit, Yamaha Mio 2 unit, Yamaha Jupiter 2 unit, Honda Scopy 1 unit serta Yamaha Shogun dan Vixion masing-masing 1 unit.

Baca Juga:  Mobil ‘Pick Up’ tabrak pohon di Lombok Tengah

Terhadap pelaku Polisi akan menjerat dengan Pasal 480 dan 481 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama empat tahun dan paling lama tujuh tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *