Proyek Bypass Bandara Lombok pendukung sirkuit MotoGP gagal Tender

Loteng (Lomboknews.my.id) – Proyek pembangunan jalan bypass dari Bandara Internasional Lombok menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika batal dikerjakan Agustus ini. Pasalnya, tender pembangunan jalan pendukung event MotoGP sepanjang 17,4 kilometer dengan lebar 50 meter itu dinyatakan gagal.

“Tender proyek jalan bypass Bandara-Mandalika itu dinyatakan gagal, karena terdapat kesalahan pada dokumen tender,” ujar Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) Balai Jalan Nasional NTB, Andhika Tommy kepada wartawan, Rabu (12/8).

Kesalahan dokumen tender proyek itu telah diperbaiki dan tahap selanjutnya dilakukan pemasukan penawaran ulang. Sehingga proyek jalan itu batal dikerjakan pada bulan Agustus 2020 ini.

“Tanda tangan kontrak sekitar  Oktober dan baru bisa mulai dikerjakan,” ujarnya.

Dijelaskan, dalam proses tender ulang itu, perusahaan yang boleh memasukan penawaran itu hanya semua perusahaan yang melakukan penawaran sebelumnya.

Diketahui, Pembebasan tanah pembangunan proyek jalan bypass dari bandaran Bandara Lombok Internasional Airpot (LIA) menuju  KEK  Mandalika, Kecamatan Pujut,  Lombok Tengah telah selesai.

Proses lelang   menelan anggaran sekitar  Rp 814 miliar itu telah selesai dilakukan dan tinggal menunggu penetapan dari Kementerian PUPR. Sehingga direncanakan pengerjaan akan dimulai awal Agustus 2020.

Sementara itu luas lahan pembangunan jalan bypass Bandara-KEK itu sekitar 98,8 Hektare dengan panjang 17,4 kilometer dengan lebar 50 Meter.

Jalan bypass pendukung event MotoGP di Sirkuit Mandalika KEK itu mulai dibangun dari bundaran LIA menuju Bundara Dusun Songgong di KEK Mandalika Resort dengan total anggaran proyek jalan bypass Bandara-KEK itu 1,8 Triliun, termasuk biaya pembebasan tanah, biaya perencanaan maupun biaya pembangun fisiknya.

Baca Juga:  Kementan Jadikan NTB Prioritas Program Seribu Desa Ternak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *