Siswa di Lombok Timur dikabarkan Menikah, Kelamaan gak masuk Sekolah

Lotim (Lomboknews.my.id) – Pandemi covid-19 membuat sekolah di Lombok Timur (Lotim)  terpaksa belajar dalam jaringan (Daring). Rupanya pola ini kurang berhasil, pasalnya sebagian siswa siswi  dikabarkan memilih menikah.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementrian Agama (Kemenag) Lotim H Arqom mengatakan, bukan hanya siswa madrasah yang menikah di masa pandemi ini. Namun  sekolah umum pun demikian.

“Kalau di madrasah setelah kita dapat info itu hanya lima,” aku Arqom saat dihubungi kicnews.today, Rabu (12/8).

Menurutnya, sebagai antisipasi adanya pernikahan di usia sekolah, pihaknya berharap pembelajaran secara tatap muka segera dilakukan.

Sebab akan memudahkan dalam pengawasan. Selanjutnya kegiatan belajar  suatu waktu dilakukan dengan home visit maksimal jumlah siswa yang diampu 8 siswa dan  di rumah siswa.

“Langkah kita ya mudah mudahan layanan tatap muka ini segera dilaksanakan,” harapnya.

Saat ditanya perihal ketegasan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk tidak menikahkan anak  usia sekolah, ia tidak menjawab banyak.

“KUA gak berani (menikahkan.Red) kalau belum cukup umur,” tegasnya.

Terpisah salah satu masyarakat Lotim, Sahrul Fikri mengaku telah lama menunggu adanya kepastian pemerintah dalam membuka sekolah.

Ia menilai sekolah dibuka akan memudahkan para guru dalam memberikan pengawasan dan orang tua tidak khawatir tentang putra-putrinya.
“Sekolah juga bantu kami para orang tua dalam pengawasan,” ujarnya.

Bukan hanya itu, Sahrul menilai aktifitas di dalam sekolah pun akan mampu membentengi para siswa untuk tidak menikah dini pada usia sekolah.

Sebab dinilai selamat tidak membuka sekolah tatap muka, banyak disaksikan usia sekolah pergi ke tempat wisata dan tidak dalam pengawasan.

“Udah banyak kita liat, beberapa waktu lalu beredar ada dugem. Ditambah baru-baru ini ada kabar usia sekolah malah nikah,” sesalnya.

Baca Juga:  Barang Bawaan Pendaki ke Bukit - Bukit Sembalun Diperiksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *