Penyedia Diminta Profesional Soal Pengadaan Ratusan Ternak

Sumbawa Besar (Lomboknews.my.id) – Pemkab Sumbawa melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) menyiapkan ratusan ekor ternak tahun 2020 ini untuk puluhan kelompok ternak. Pengadaan ternak ini sudah ditentukan pemenang tender dan penandatanganan kontrak dilakukan Jumat, 14 Agustus 2020. Guna mengantisipasi terjadinya persoalan nantinya, pihak dinas menekankan kepada penyedia agar professional melakukan pengadaan.

Kepala Disnakeswan Kabupaten Sumbawa, H. Junaidi, S.Pt menyampaikan, pengadaan ratusan ternak terdiri atas tiga paket kegiatan. Anggarannya bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD dengan total Rp 3,5 miliar lebih. Rinciannya, sapi bibit betina dengan tinggi 102 cm sebanyak 445 ekor, sapi induk dengan tinggi 110 cm sebanyak 75 ekor, dan kambing bibit 189 ekor. “Ketiga paket ini sudah ada pemenang. Penandatangan kontrak hari ini tanggal 14 Agustus 2020. Untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, saya sudah tekankan kepada penyedia jasa agar bekerja profesional,” ujarnya kepada Suara NTB.

Dijelaskannya, setelah dilakukan penentuan pemenang, pihaknya sudah mengundang para penyedia untuk melakukan review dari hasil penawaran. Para penyedia sudah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan pengadaan tersebut. Pengecekan juga sudah dilakukan ke lokasi penampungan. “Pada prinsipnya ketiga paket itu siap untuk dilaksanakan dengan waktu empat bulan. Terhitung sejak penandatanganan kontrak,” terangnya.

Terhadap pengadaan ini, pihaknya juga sudah meminta kepada penyedia untuk tidak meminjam ternak yang akan diseleksi. Kemudian penyedia hanya menyediakan ternak di lokasi penampungan untuk dilakukan seleksi. Setelah dinyatakan lulus seleksi, maka ternak akan didrop ke penerima sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan dan ditetapkan melalui SK Kepala Dinas. “Apabila dalam tempo satu bulan tidak ada progres karena tidak ada uang muka, maka akan kita berikan teguran pertama dan seterusnya. Pengadaan ternak ini harus sesuai spek,” tandasnya.

Baca Juga:  KUBE di Jabar Perlu Direvitalisasi, Indeks Keberhasilan Kelompok Usaha Bersama Masih Rendah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *