17 Kelurahan di Mataram Zona Hijau Covid-19

Mataram (Lomboknews.my.id) – Kasus penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19 di Kota Mataram melandai. Sebanyak 17 kelurahan telah dinyatakan zona hijau. Memutus mata rantai penyebaran virus dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi menyampaikan, kasus positif Covid-19 terjadi penurunan. Meskipun, ada saja kasus baru ditemukan setiap harinya. Progres dari pencegahan maupun penanganan melalui intervensi penanganan Covid-19 berbasis lingkungan (PCBL) berkolaborasi dengan kampung sehat cukup efektif. Pasalnya, 17 kelurahan sudah masuk zona hijau. Sedangkan, 33 kelurahan zona orange dan merah. “Alhamdulillah, 17 kelurahan zona hijau,” sebut Usman.

Tidak disebutkan detail kelurahan mana saja termasuk zona hijau. Tetapi dari 325 lingkungan di Kota Mataram yang masih zona merah hanya 51 lingkungan. Kasus Covid-19 melandai.

Usman menambahkan, terjadi kesalahan data pasien yang masih menjalani perawatan. Dari 267 pasien setelah ditelusuri tersisa 63 orang masih dalam perawatan. Sementara, 224 pasien sudah pulang karena dinyatakan sehat. Tetapi pasien belum melapor ke fasilitas kesehatan. Pasalnya, ada rumah sakit yang tidak memberikan surat keterangan sehat atau sembuh.

“Ini kewajiban mereka. Paling banyak itu rumah sakit swasta. Pokoknya rumah sakit pemerintah tidak ada,” sebutnya.

Dikes akan mencocokkan data pasien yang sehat dirawat maupun dinyatakan sembuh, sehingga penurunan kasus diharapkan Mataram segera menuju zona hijau.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Kota Mataram, dr. H. Lalu Herman Mahaputra bersyukur saat ini, tidak ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan. “Alhamdulillah, kita kosong. RSUD Kota zonk tangani pasien Covid-19,” sebutnya.

Nihilnya pasien Covid-19 menunjukkan terjadi penurunan kasus. Tenaga kesehatan tidak lagi melakukan penelusuran kontak erat. Jack, sapaan akrabnya mengharapkan penurunan kasus tersebut menjadi angin segar, sehingga Mataram bisa menuju zona hijau penyebaran virus Corona. “Insya Allah, Mataram zona hijau,” harapnya.

Baca Juga:  Warga Diminta Kosongkan Lahan KEK Mandalika (Komnas HAM akan Minta Keterangan ITDC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *