Update Covid-19, 15 Agustus Total 2.435 Kasus Positif Covid-19 di NTB, Kota Bima Masuk Zona Merah

Mataram (Lomboknews.my.id) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif dan 20 pasien sembuh, Sabtu, 15 Agustus 2020. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 2.435 orang, dengan perincian 1.648 orang sudah sembuh, 134 meninggal dunia, serta 653 orang masih positif.

Gugus Tugas juga merilis, Kota Bima yang sebelumnya zona oranye, kini masuk zona merah penyebaran Covid-19 di NTB. Sehingga tercatat ada tiga kabupaten/kota yang masuk zona merah, yaitu Kota Mataram, Lombok Barat dan Kota Bima.
Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menerangkan pada Sabtu, 15 Agustus 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir sebanyak 137 sampel. Dengan hasil 111 sampel negatif, 11 sampel positif ulangan, dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 2421, inisial BT, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji.

Pasien nomor 2422, inisial S, perempuan, usia 30 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Cakranegara, Mataram. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 2423, inisial MA, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung.

Pasien nomor 2424, inisial WDU, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung.

Baca Juga:  Update Covid-19, 24 Agustus Kasus Covid-19 di NTB Mulai Melandai

Pasien nomor 2425, inisial AH, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Pasien nomor 2426, inisial AA, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Desa Wanasaba, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong.

Pasien nomor 2427, inisial WA, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Pasien nomor 2428, inisial M, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram.

Pasien nomor 2429, inisial YR, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram.

Pasien nomor 2430, inisial IWS, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 2431, inisial M, perempuan, usia 76 tahun, penduduk Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada.

Pasien nomor 2432, inisial NPEN, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung.

Pasien nomor 2433, inisial NNM, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung.

Baca Juga:  keliling desa kampanyekan Perda Masker, Bupati Lombok Tengah

Pasien nomor 2434, inisial VE, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Katolik St. Antonius Ampeninisial

Pasien nomor 2435, inisial NK, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung.

Sedangkan 20 pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 841, inisial T, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 952, inisial NH, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 1395, inisial S, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1644, inisial H, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 1664, inisial NWY, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1666, inisial JDA, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Pasien nomor 1688, inisial MAM, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Mesanggok, KecamatanGerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1703, inisial IGPW, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pasien nomor 1739, inisial H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 1799, inisial H, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 1805, inisial M, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 1811, inisial S, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga:  Update Covid-10, 16 Agustus Bertambah 22 Kasus Baru, 13 Pasien Sembuh dan Satu Meninggal

Pasien nomor 1817, inisial WMN, perempuan, usia 42 tahun, penduduk berdomisili di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1846, inisial BS, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 1897, inisial MFAA, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2010, inisial HW, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Pasien nomor 2111, inisial SR, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2235, inisial M, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 2271, inisial MM, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 2304, inisial WYP, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, kata Sekda NTB ini, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi episentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 10.259 orang dengan perincian 352 orang (3%) masih dalam isolasi, 400 orang (4%) masih berstatus probable, 9.507 orang (93%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 18.587 orang, terdiri dari 1.880 orang (10%) masih dalam karantina dan 16.707 orang (90%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 71.414 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 796 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 70.618 orang (99%).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *