PCBL Diduga Mulai Kendor

Mataram (Lomboknews.my.id) – Terbatasnya ruang gerak masyarakat karena pandemi virus corona (Covid-19) berdampak signifikan terhadap capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram. Salah satunya yang bersumber dari retribusi parkir kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, M. Saleh, menerangkan pihaknya akan segera merevisi target retribusi parkir tahun ini. Mengingat karena pandemi Covid-19 retribusi parkir khususnya untuk tepi jalan diakui menurun drastis.

“Sedang ada perbaikan target. Dari Rp25 miliar itu akan turun sepertinya. Realisasinya itu sekarang sangat kecil,” ujar Saleh, Jumat, 14 Agustus 2020. Menurutnya, hingga masuk triwulan ke tiga tahun 2020 realisasi retribusi parkir di Kota Mataram baru mencapai sekitar Rp1 miliar.

Penurunan tersebut dinilai terjadi karena minat masyarakat untuk keluar rumah yang juga menurun. Terlebih dengan adanya himbauan pemerintah untuk mengurangi aktivitas luar rumah pada awal-awal pandemi sebagai upaya pencegahan penularan.

Revisi target retribusi sendiri saat ini tengah dikoordinasikan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pihaknya berharap target yang diberikan dapat dikurangi secara signifikan. ‘’Kalau kita mengusulan harus sedikit (target retribusi) itu,” ujar Saleh.

Pasalnya, parkir tepi jalan umum beberapa bulan terakhir memang sangat sepi. Dengan kondisi tersebut, Dishub Kota Mataram sebagai pemilik kewenangan retribusi parkir mengaku tidak bisa memenuhi target mencapai Rp25 miliar sesuai dengan amanat yang diatur dalam peraturan daerah.

Dicontohkan pada 2019 saja dari target Rp5 miliar retribusi parkir hanya bisa mencapai 40 persen. Dengan peningkatan target serta kondisi pandemi saat ini, realisasi retribusi dinilai akan sangat sulit. “Mungkin penurunan target ini bisa mencapai 50 persen ini ya,” tandasnya.

Baca Juga:  Terdakwa Korupsi Bantuan Rumah Gempa Loteng Pidana Penjara Selama 4 Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *