Upaya Tekan Penyebaran Covid-19 di Pasar Tradisional Dinilai Berjalan Baik

Mataram (Lomboknews.my.id) – Pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan di pasar tradisional dinilai telah menunjukkan hasil yang baik. Pasalnya, dari tes cepat yang dilakukan pada para pedagang, pengunjung, dan pekerja di pasar menunjukkan hasil reaktif yang sangat minim.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A menerangkan, pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan tes cepat jenis antigen di Pasar Kebon Roek, Ampenan, yang dijadikan lokasi sampel pertama. Di mana pihaknya melakukan tes terhadap 169 orang dari unsur pedagang, pengunjung, dan pekerja di lingkungan pasar.

Alhamdulillah hanya 1 yang reaktif. Artinya, kita melakukan tes ini memang setelah 2 bulan protokol diperketat, ternyata ada hasilnya, ujar Eka, Senin, 17 Agustus 2020. Menurutnya, hal tersebut menandakan potensi penularan di pusat-pusat keramaian bisa ditekan dengan dukungan dari seluruh pihak.

Dengan kita tata Pasar Kebon Roek dan orang-orang di pasar patuh pada protokol kesehatan, ternyata dengan sampeling di pasar, hasilnya cukup menggembirakan, jelasnya. Untuk tahap selanjutnya, pihaknya secara berkala akan melakukan tes serupa di pasar-pasar tradisional lainnya.

Dengan ditemukannya 1 orang dengan hasil tes cepat reaktif. Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pengecekan sampel swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR). Jika sampel reaktif tersebut menunjukkan hasil positif Covid-19, pihaknya akan menerapkan protokol penanganan pandemi Covid-19.

Kita tindaklanjuti. Karena kita pakai rapid jenis antigen, kita PCR habis itu (swabnya). Nanti kita lihat hasil PCR-nya (bagaimana rekomendasi yang dikeluarkan), ujarnya.

Menurut Eka, dengan dipatuhinya protokol kesehatan seperti yang dilakukan di Pasar Kebon Roek maka penyebaran Covid-19 dapat lebih cepat ditangani. Dengan minimnya hasil reaktif pada proses tes cepat massal di pasar tradisional tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi pusat-pusat keramaian yang lain.

Baca Juga:  Kepala Desa Yang Ada di NTB Jangan Sungkan - Sungkan Menghubungi dan Bersilaturrahim Gubernur NTB

Selain melakukan pemeriksaan di pasar tradisional, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan tes cepat massal bagi pramuwisata di Lombok Barat (Lobar) dan di Terminal Mandalika. Hal tersebut akan dilakukan secara paralel, mengingat kemampuan petugas kesehatan yang dibutuhkan telah mencukupi.

Pramuwisata itu (kerja sama) dengan Dinas Pariwisata Lombok Barat. Kalau untuk semua pasar kita bertahap. Berikutnya juga di Terminal Mandalika, nanti kita lihat kapan waktunya, tandas Eka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *