216 Napi Lapas Dompu Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

Dompu (Lomboknews.my.id) – Dari total 310 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Dompu, 216 orang diantaranya mendapat remisi Hari Kemerdekaan RI Ke 75 tahun ini. Jumlah tersebut sesuai dengan narapidana yang diusulkan ke Kemenkum HAM. Cukup dominan yakni pelaku kejahatan seksual dan penyalahgunaan narkotika.

Kasi Binadik dan Kegiatan Lapas Dompu, Murdahim, SH., kepada Suara NTB, Senin, 17 Agustus 2020 menyampaikan, pemberian remisi hari besar nasional merupakan hak bagi setiap warga binaan, sesuai ketentuan PP nomor 99 tahun 2012 tentang tata cara dan pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan. “Sesuai usulan remisi yang turun ini ada 216 orang,” ungkapnya.

Dari 216 narapidana tersebut masa waktu pemberian remisinya bervariasi. 22 orang selama 1 bulan, 47 orang 2 bulan, 62 orang 3 bulan, 37 orang 4 bulan, 44 orang 5 bulan dan 4 orang 6 bulan.

Bahkan setelah ini berjalan, lanjut dia, ada sekitar 19 orang diantaranya yang akan diusulkan untuk menjalani asimilasi di rumah, sesuai Permenkum HAM RI nomor 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka penanggulangan Covid-19. “Untuk yang bebas langsung tidak ada, tapi masuk ke asimilasi. Cuma ini masih menunggu proses penilaian dari Tim Pengamat Pemasyarakatan atau TPP,” jelasnya.

Disinggung narapidana yang mendominasi, Murdahim meyebutkan, sebagian besar diantaranya merupakan pelaku kejahatan seksual pada anak di bawah umur dan penyalahguna narkotika jenis sabu dan ganja.

Sementara untuk terpidana kasus luar biasa seperti korupsi dan terorisme, sampai saat ini belum ada yang diberikan hak asimilasi. Selain karena tak bisa diajak bekerjasama, mereka juga belum mampu mengembalikan kerugian keuangan negara yang ditimbulkan. “Untuk napi korupsi ndak ada, karena mereka harus bekerjasama kemudian mengembalikan kerugian. Jadi belum ada yang memenuhi syarat untuk diusulkan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Mantan Kades Terong Tawah Terjerat Kasus Korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *