SKB CPNS di Mataram Dijadwalkan 19 September

Mataram (Lomboknews.my.id) Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Denpasar telah mengumumkan jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) seluruh kabupaten/kota di NTB. Pelaksanaan SKB di Kota Mataram digelar 19 23 September mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati menyampaikan, Kanreg X BKN Denpasar telah mengirim jadwal SKB seluruh kabupaten/kota di NTB. Data itu akan kembali dikirim ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) untuk ditetapkan.

Kita juga sudah kirim melalui SSCN. Tinggal Menpan menetapkan, kata Nelly ditemui Selasa, 18 Agustus 2020.

Secara keseluruhan 619 pelamar akan mengikuti SKB calon pegawai negeri sipil. Terdiri dari 599 pelamar memilih lokasi SMKN 3 Mataram dan 20 lokasi di luar daerah. Pelaksanaan seleksi selama lima akan terbagi menjadi 14 sesi. Dengan jumlah peserta setiap sesi 45 orang. Jumlah komputer cadangan disediakan lima unit. Dan, komputer khusus ruangan isolasi lima unit.

Nelly menambahkan, peserta SKB wajib menjalani rapid test atau uji cepat deteksi virus Corona di fasilitas kesehatan tiga hari sebelum ujian. Pemkot Mataram memfasilitasi pemeriksaan kesehatan secara gratis. Termasuk 20 orang peserta seleksi di luar daerah harus menyerahkan hasil rapid testnya, terangnya.

Saat seleksi peserta diwajibkan mengenakan masker atau face shield dan sarung tangan. Kita juga siapkan bagi peserta yang lupa bawa masker, ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota mataram, dr. H. Usman Hadi menambahkan, surat permohonan pemeriksaan kesehatan bagi peserta SKB CPNS sudah diterima. Tinggal menunggu jadwal serta daftar nama yang dikirim oleh BKPSDM. Surat sudah saya terima tinggal menunggu jadwal saja, ujarnya.

Baca Juga:  Dinas Kesehatan Sebut NTB Belum Layak Buka Sekolah

Pemeriksaan kesehatan dengan metode rapid test difokuskan di dua lokasi. Dari 619 pelamar yakni 200 pelamar menjadi tanggungjawab Dinas Kesehatan dengan pemeriksaan dipusatkan di 11 Puskesmas dan sisanya 419 peserta di RSUD Kota Mataram. Usman menyebut tidak ada persyaratan dalam pemeriksaan kesehatan tersebut. Cukup diberikan datanya saja. Misalnya, nomor urut peserta dari 1 200, demikian tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *