Rebutan Lahan Parkir Tukang Parkir di Dompu Ditikam

Dompu (Lomboknews.my.id) -Gara-gara rebutan lahan parkir di Pasar Raya Dompu, Andi Julkarnain harus dilarikan ke RSUD Dompu. Pria 34 tahun asal Kelurahan Potu itu ditikam rekannya RH alias Ram, 38 tahun yang juga tukang parkir di pasar setempat. Pelaku juga menghantam kepala korban menggunakan batu.

Penganiayaan itu terjadi pada Rabu (19/8) sekitar pukul 11.35 Wita. Itu dipicu soal lahan parkir di depan Toko Dorobata Komplek Pasar Atas, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu.

Korban diketahui sebagai penguasa lahan parkir tersebut. Sedangkan RH bertanggungjawab sebagai penyetor kepada Dinas Perhubungan. “Masalah awalnya belum diketahui pasti. Namun, dari keterangan saksi, RH merasa tersinggung terhadap korban,” kata PS Kasubbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, kemarin (20/8).

Sebelum perkelahian, RH sempat mengingatkan kepada orang tua korban, agar memberitahukan korban jika lahan parkir sudah ada yang mengatur. Tak lama kemudian, korban pun mendatangi Bahtiar Jaya, kakak dari RH, yang merupakan tukang jahit di komplek Dorobata.

Di tempat itu, korban dan Bahtiar cekcok yang berujung perkelahian. Korban tiba-tiba memukul dan membanting Bahtiar. Tak hanya itu korban menusuk Bahtiar menggunakan gunting yang diambil di tempat jahit itu. Akibatnya, Bahtiar mengalami luka robek di jari kelingking, luka lecet siku tangan kanan, dan memar perut sebelah kiri.

Mendengar kakaknya dipukul, RH yang sedang menjaga parkir di Toko Pecah Belah, geram. Dia langsung mendatangi dan memukul korban sehingga terjatuh. RH juga merampas gunting di tangan korban. Kemudian menusuk bagian perut korban secara berulang kali.

Bukan hanya itu, RH mengambil sebuah batu lalu memukul kepala korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di kepala dan dua luka tusukan di pinggang sebelah kiri. “Polisi yang mendengar kejadian itu langsung mengamankan pelaku. Sedangkan korban dilarikannya ke RSUD Dompu,” pungkasnya. 

Baca Juga:  Haerudin dan Sapar Ditangkap Setelah Mencuri Kotak Amal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *