Ruko Elektronik di Dompu terbakar

Dompu (Lomboknews.my.id) – Satu unit Rumah Toko (Ruko) elektronik di Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu milik M Mukotri Asmoro (55) terbakar.

Kejadian itu tak ada korban jiwa, namun diperkirakan kerugian materil mencapai Rp 80 juta.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, Rabu (19/8).

Kapolres Dompu melalui Paur Humas, Aiptu Hujaifah mengungkapkan, kejadian itu berdasarkan keterangan saksi, Rahmam.

Menurut saksi, dirinya bangun melaksanakan salat tahajud tiba-tiba mendengar letusan. Letusan yang tidak terlalu besar  berasal dari rumah tersebut.

“Mendengar letusan itu, saksi itupun keluar rumah untuk melihat asal letusan dan melihat sekumpulan asap yang keluar dari salah satu kamar pada bagian pojok atas rumah tersebut,” terangnya.

Melihat asap, saksi keluar membangunkan pemilik Rumah dan meminta tolong ke tetangga sekitar. Namun pemilik Rumah tidak bisa di bangunkan.

“Melihat kejadian tersebut, Ibu Rahma langsung berlari ke Masjid untuk mengumumkan kejadian Kebakaran tersebut,” tuturnya.

Selang beberapa menit kemudian, warga sekitar yang terbangun dan melihat kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Api baru bisa dipadamkan oleh Mobil Water Canon Sat Sabhara Polres Dompu dan warga setempat,” ungkapnya.

Terkait kejadian tersebut pihak kepolisian untuk sementara belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Namun akibat kebakaran tersebut  2 Unit kamar di Ruko tersebut hangus terbakar.

Selain itu, 1 Unit Sepeda Motor Nmax, peralatan musik, Tv 2 Unit, dan perlengkapan tidur.

“Kerugian materil untuk sementara di taksir sebesar Rp 80 juta,” katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa kejadian itu tidak menutup kemungkinan ada oknum- oknum warga yang melakukan penjarahan. Mengingat di dalam Ruko yang terbakar tersebut terdapat barang  Elektronik dan berharga lainnya.

Baca Juga:  Lapas Selong Lombok Timur digeledah

“Kejadian itu telah dilakukan pengamanan terbuka dan tertutup oleh anggota Polsek Manggelewa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *