Update Covid-19, 20 Agustus Bertambah 110 Sembuh Baru, NTB Kembali Catat Rekor Tertinggi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19

Mataram (Lomboknews.my.id) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB kembali mencatat rekor tertinggi angka kesembuhan pasien sebanyak 110 orang, Kamis, 20 Agustus 2020. Sebelumnya, angka kesembuhan pasien Covid-19 mencapai rekor tertinggi pada Selasa, 9 Juni lalu sebanyak 76 orang.

Selain tambahan pasien sembuh, NTB juga mencatat tambahan 24 kasus baru terkonfirmasi positif dan 2 kasus kematian baru pada hari ini. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 2.549 orang.

“Dengan perincian 1.840 orang sudah sembuh, 141 meninggal dunia, serta 568 orang masih positif,” kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.

Diterangkan pada Kamis, 20 Agustus 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir sebanyak 191 sampel. Dengan hasil 156 sampel negatif, 11 sampel positif ulangan, dan 24 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 2526, inisial RS, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram. Pasien nomor 2527, inisial H, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram.

Pasien nomor 2528, inisial LT, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 2529, inisial AA, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 2530, inisial FH, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 2531, inisial NR, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 2532, inisial K, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot ,Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 2533, inisial M, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung.

Pasien nomor 2534, inisial M, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Desa Jenggik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung. Pasien nomor 2535, inisial S, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Seruni Mumbun, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Lombok Timur Labuhan Lombok.

Pasien nomor 2536, inisial S, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Desa Seruni Mumbun, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Pasien nomor 2537, inisial S, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Kembang Kerang Daya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong.

Pasien nomor 2538, inisial N, perempuan, usia 73 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 2539, inisial FG, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram.

Pasien nomor 2540, inisial Y, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 2541, inisial MIF, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 2542, inisial D, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Unit 2 Sumbawa. Pasien nomor 2543, inisial ES, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Lape, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Lape.

Baca Juga:  Update Covid-19, 09 Agustus Bertambah 26 Kasus Baru, 10 Pasien Sembuh dan Dua Meninggal

Pasien nomor 2544, inisial SO, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Unit 1 Sumbawa. Pasien nomor 2545, inisial WAW, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 2446. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Unit 2 Sumbawa.

Pasien nomor 2546, inisial PKR, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 2446. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Unit 2 Sumbawa. Pasien nomor 2547, inisial HR, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 2446. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Unit 2 Sumbawa.

Pasien nomor 2548, inisial N, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum eridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa. Pasien nomor 2549, inisial I, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB.

Sekda NTB ini mengatakan Kota Mataram melaporkan penambahan selesai isolasi dan sembuh sebanyak 103 orang. Sedangkan sebanyak 7 orang lainnya berasal dari Kabupaten Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, dan luar Provinsi NTB, sehingga total penambahan sebanyak 110 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Yaitu, pasien nomor 24, inisial. DCW, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 88, inisial MA, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 413, inisial AR, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 414, inisial MSPP, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 419, inisial APAG, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Turide, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pasien nomor 424, inisial AS, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 572, inisial B, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 637, inisial F, laki-laki, usia 71 tahun, penduduk Desa Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 813, inisial H, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 887, inisial H, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 888, inisial H, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 898, inisial IWW, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 940, inisial R, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 975, inisial K, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 976, inisial S, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 988, inisial LASRA, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1011, inisial Z, laki-laki, usia 72 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pasien nomor 1019, inisial LAP, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Bekasi, Jawa Barat. Pasien nomor 1097, inisial WH, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 1111, inisial M, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Pasien nomor 1132, inisial BM, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1161, inisial I, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1179, inisial IBP, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1181, inisial MSA, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1187, inisial WW, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1245, inisial IPL, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Pasien nomor 1255, inisial DWS, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1300, inisial ABD, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1302, inisial IZ, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1308 inisial S, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1309 inisial DWM, perempuan, usia 11 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1326, inisial HJ, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Baca Juga:  Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Pasien nomor 1327, inisial SW, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1336, inisial MQA, laki-laki, usia 3 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1338, inisial H, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kecamatan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1341, inisial FA, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1346, inisial PIA, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1360, inisial UH, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 1377, inisial N, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1386, inisial IGADL, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1414, inisial M, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Pasien nomor 1428, inisial R, perempuan, usia 83 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1447, inisial AM, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1461, inisial MR, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 1505, inisial HS, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 1509, inisial IGAA, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1511, inisial SN, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1550, inisial F, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1561, inisial N, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 1578, inisial AF, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Pasien nomor 1588, inisial LW, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1606, inisial AZ, laki-laki, usia 11 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1607, inisial AP, laki-laki, usia 8 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1610, inisial MAMA, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1620, inisial. IMP, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 1639, inisial AW, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Pasien nomor 1652, inisial AST, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1668, inisial M, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1674, inisial NASS, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Pasien nomor 1684, inisial IWP, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1710, inisial GAA, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1752, inisial PPW, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 1780, inisial PAD, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 1807, inisial N, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 1879, inisial DU, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1880, inisial AR, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 1881, inisial NDP, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1891, inisial MAS, laki-laki, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1898, inisial SIS, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1903, inisial KJ, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1928, inisial SK, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Pasien nomor 1937, inisial ERA, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1938, inisial SP, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1940, inisial HH, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1946, inisial INK, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1947, inisial ADN, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1952, inisial SA, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Baca Juga:  Fakultas Teknik Unram Boyong Sembilan Medali Ajang Arubalympics 2020

Pasien nomor 1959, inisial KA, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 1969, inisial MRIH, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1970, inisial DFF, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 1971, inisial MARH, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1972, inisial J, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1979, inisial EH, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Pasien nomor 1982, inisial SZ, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1985, inisial S, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1989, inisial IMK, laki-laki, usia 69 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 1990, inisial NMGG, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 2052, inisial S, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Desa Songkar, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2067, inisial HT, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 2069, inisial N, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 2080, inisial RPA, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 2081, inisial DWA, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 2132, inisial NKA, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 2133, inisial INS, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 2151, inisial AK, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 2176, inisial SM, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 2197, inisial S, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 2207, inisial MS, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 2240, inisial TCS, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Timur, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 2241, inisial IWS, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 2257, inisial NNS, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 2283, inisial Z, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 2290, inisial SN, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 2295, inisial R, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 2317, inisial CA, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 2319, inisial AR, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 2346, inisial E, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Desa Doromelo, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu.

Pasien nomor 2369, inisial S, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Kemuning, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien nomor 2419 inisial DMD, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2454, inisial F, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Wanasaba, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur.

Sedangkan dua pasien yang meninggal yaitu pasien nomor 2396 inisial S, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Dan pasien nomor 2536, inisial S, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Desa Seruni Mumbun, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19,” katanya

.
Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 10.437 orang dengan perincian 451 orang (4%) masih dalam isolasi, 414 orang (4%) masih berstatus probable, 9.572 orang (92%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 19.283 orang, terdiri dari 1.781 orang (8%) masih dalam karantina dan 17.502 orang (92%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 71.707 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 546 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 71.161 orang (99%). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *