Kapolda NTB : Kawasan Wisata Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Mataram (Lomboknews.my.id) -Beberapa objek wisata di NTB dibuka di tengah pandemi korona. TNI-Polri pun berupaya mengawasi. ”Kita awasi agar para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, Sabtu (22/8).

Protokol yang harus dipatuhi pengunjung antara lain harus tetap menggunakan masker, sering cuci tangan, dan menjaga jarak. ”Kalau tidak patuhi protokol kesehatan, kawasan wisata itu nanti harus ditutup,” tegasnya.

Salah satu kawasan wisata yang didorong untuk dibuka adalah kawasan tiga gili (Trawangan, Air, dan Meno) di Kabupaten Lombok Utara.  ”Kita masih upayakan untuk membuka kawasan wisata itu dengan pemerintah daerah,” terangnya.

Semua masih dalam pembahasan. Memetakan kawasan pintu masuk untuk dijaga menuju kawasan wisata tiga gili itu untuk menerapkan protokol kesehatan. ”Kita sedang siapkan semuanya, agar bisa dipastikan kawasan di situ (tiga gili) zero covid-19,” ungkapnya.

Untuk memastikan kawasan wisata itu zero covid-19, Polda NTB bakal menurunkan personel. Nantinya juga akan berkoordinasi dengan TNI dan Satpol PP serta stakeholder lainnya. ”Kita akan terus melakukan patroli agar para pengunjung dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata dia.

Tiga gili merupakan salah satu destinasi wisata andalan NTB. ”Semenjak pandemi, kegiatan pariwisata di wilayah itu lumpuh. Kita akan mencoba bangkitkan kembali,” kata jenderal bintang dua itu.

”Dengan catatan, memperketat protokol kesehatan,” tegasnya.

Dia yakin, jika masyarakat dan pemerintah kompak mematuhi protokol kesehatan, kondisi pariwisata di NTB akan kembali pulih. ”Bali saya dengar sudah mulai menggeliat. Saya yakin jika kita semua sadar dan mematuhi protokol pariwisata di NTB juga bakal lebih menggeliat,” kata dia.

Kapolda mengimbau Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 harus ditegakkan. ”Harus kita keroyok dan gotong royong untuk mewujudkan dan meningkatkan ekonomi di NTB,” ajaknya.

Baca Juga:  Ini Alasannya, Bagian Tubuh Linda Tidak Bisa Dikuburkan Lagi

Tidak kalah pentingnya,  ada pemulihan ekonomi nasional  yang menjadi program pemerintah. ”Harus kita bisa wujudkan itu,” tutupnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *