KSB Pertimbangkan Belajar Tatap Muka

Sumbawa Barat (Lomboknews.my.id) – Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) masih mempertimbangkan belajar mengajar tatap muka di jenjang  SMP. Sebab evaluasi bersama tim kesehatan, hanya 60 persen sekolah yang sudah menerapkan protokol Covid-19. Sisanya belum siap.

“Kami masih pertimbangkan pelaksanaan belajar tatap muka di kelas mengingat hasil evaluasi kita masih banyak sekolah yang belum siap khususnya jenjang SMP. Selain itu, kita juga masih berada di zona merah sehingga belum aman untuk,” ungkap Kadis Dikbud KSB, melalui Kabid Pendidikan Dasar, Lutfiah Ruswati S.Pd, Minggu, 23 Agustus 2020.

Meski sudah mulai dipersiapkan fasilitas jelang tatanan baru di lingkup pendidikan, tetapi upaya tersebut masih belum dipastikan berjalan. Apalagi 85 persen indikator yang menjadi syarat belum belajar tatap muka di kelas hanya 60 persen saja yang siap sehingga akan sangat rentan jika tetap dilaksanakan.

Bagi sekolah yang belum siap, pihaknya menekankan untuk tidak melakukan belajar tatap muka sebelum sarana tersebut lengkap dan tentu Pemerintah juga akan memberikan atensi terhadap hal tersebut.

“Hasil evaluasi tim di lapangan masih banyak sekolah yang tidak siap menerapkan protokol kesehatan dan status daerah kita juga masih kuning sehingga belajar tatap muka sulit teresaliasi,” timpalnya.

Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan Belajar Dari Rumah (BDR) akan berakhir karena kondisinya masih belum aman. Tentu pihaknya juga akan tetap mengupayakan agar semua sekolah bisa memenuhi  85 persen indikator sekolah siap melaksanakan tatap muka.

Itu dilakukan, dengan harapan sekolah tidak menjadi lokasi bertambahnya kasus. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu arahan dari pimpinan daerah lebih lanjut sebagai salah satu pertimbangan proses belajar tatap muka dilaksanakan nantinya. Jika pimpinan daerah meminta agar proses belajar dari rumah dilanjutkan dengan pertimbangan jumlah kasus yang masih ada akan tetap dilaksanakan.

Baca Juga:  Perempuan Ini Sayat 3 Pria Pakai Cutter Kesal Ditagih Utang Rp 50 Ribu

“Kami tetap menunggu perkembangan kasus covid-19 itu sendiri supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika masih dalam zona kuning maka kebijakan untuk melaksanakan tetap muka juga akan kita pertimbangkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *