Update Covid-19, 26 Agustus Tiga Pasien Meninggal, Kasus Baru dan Pasien Sembuh Bertambah 21 Orang

Mataram (Lomboknews.my.id) -Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 21 pasien sembuh dan tiga kasus kematian baru, Rabu, 26 Agustus 2020. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 2.661 orang.

“Dengan perincian 1.944 orang sudah sembuh, 155 meninggal dunia, serta 562 orang masih positif,” kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.

Diterangkan, pada Rabu, 26 Agustus 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD Praya, Laboratorium TCM RSUD Patut Patuh Patju, dan Laboratorium TCM RSUD Kabupaten Bima sebanyak 149 sampel. Dengan hasil 125 sampel negatif, 3 (tiga) sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu lasien nomor 2641, inisial J, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Ketangga Jeraeng, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS. Harapan Keluarga Mataram.

Pasien nomor 2642, inisial AAB, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram. Pasien nomor 2643, inisial SR, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentfikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Karang Pule dan RS Unram.

Pasien nomor 2644, inisial M, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 2645, inisial IR, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 2646, inisial N, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 2647, inisial IS, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram.

Baca Juga:  Update Covid-19, 31 Agustus, Hingga Akhir Agustus, Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di NTB Capai 2.771 Orang

Pasien nomor 2648, inisial MNRP, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 2649, inisial DED, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 2650, inisial H, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 2651, inisial MFAF, laki-laki, usia 9 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju.

Pasien nomor 2652, inisial S, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Pasien nomor 2653, inisial DGPGP, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.

Pasien nomor 2654, inisial SA, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram berdomisili di Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu. Pasien nomor 2655, inisial MA, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya.

Pasien nomor 2656, inisial SS, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya. Pasien nomor 2657, inisial S, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya.

Baca Juga:  Update Covid-19, 11 Agustus Pasien Sembuh Bertambah 53 Orang, Kasus Positif Meningkat Jadi 2.361 Orang

Pasien nomor 2658, inisial M, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Kotaraja. Pasien nomor 2659, inisial R, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 2416. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Kotaraja.

Pasien nomor 2660, inisial KY, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 2661, inisial R, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Sayang-sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB.

Sedangkan 21 pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 872, inisial AS, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Marente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 1106, inisial SBH, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk negara Malaysia. Pasien nomor 1174, inisial U, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Pasien nomor 1896, inisial BASA,perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Babusalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 2040, inisial GF,laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2041, inisial MI,laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 2042, inisial N, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2043, inisial YH, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2044, inisial KG, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 2113, inisial IM, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2114, inisial ID, laki-laki, usia 10 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2252, inisial HH, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Pasien nomor 2360, inisial N, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Kabar, Kecamatan Sakra,Kabupaten Lombok TimurPasien nomor 2371, inisial S, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Desa Aikmel Barat, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2372, inisial S, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Aikmel Barat, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga:  keliling desa kampanyekan Perda Masker, Bupati Lombok Tengah

Pasien nomor 2407, inisial DAS, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2427, inisial WA, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2445, inisial I, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 2452, inisial BRI, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2486, inisial ZH, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien nomor 2564, inisial EM, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Sementara, tiga pasien yang meninggal dunia yaitu pasien nomor 2584, inisial T, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Desa Kediri Selatan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 2634, inisial AI, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Dan pasien nomor 2652, inisial S, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, kata Sekda NTB ini, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 10.611 orang dengan perincian 365 orang (3%) masih dalam isolasi, 387 orang (4%) masih berstatus probable, 9.859 orang (93%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 20.077 orang, terdiri dari 1.846 orang (9%) masih dalam karantina dan 18.231 orang (91%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 73.111 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.260 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 71.851 orang (98%).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *