Operasi Patuh Di Loteng Berakhir, Satlantas Polres Lombok Tengah Tindak 900 Pengendara

Loteng (Lomboknews.my.id) – Operasi Patuh Gatarin tahun 2020 resmi telah berakhir pada hari, Rabu (5/08). Dari operasi yang berlangsung 12 hari tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Tengah berhasil melakukan sebanyak 900 tindakan.

“Hasil operasi Patuh selama 12 hari itu kita berhasil menindak 900 pengendara. Diantaranya, 262 tilang dan 584 merupakan teguran untuk pengendara yang melakukan pelanggaran,” ujar Kasatlantas Polres Lombok Tengah, AKP Marully di kantornya, Kamis (6/8).

Sasaran operasi patuh gatarin ini ada tiga proritas diantaranya, pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, kemudian surat –surat dan kendaraan pikap yang digunakan untuk mengakut orang. Selain fokus memberikan tindakan pada pelanggaran itu, pihaknya juga pada saat melakukan razia patuh ini turun memberikan imbuan pada masyarakat agar tetap menjalani hidup dengan protokol kesehatan.

“Sengan cara itu, akan memutus mata rantai dari penyebaran Covid -19 di wilayah Lombok Tengah,” ujarnya.

AKP Maruly Rachmat Azwar  menegaskan, sebenarnya pelaksanaan operasi patuh patuh gatarin ini bertujuan untuk menyadarkan pada masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Sehingga, dalam razia itu, selain memberikan penindakan berupa tilang, pihaknya juga memberikan teguran pada pengendara yang memang melanggar lalu lintas.

“Yang kami temukan, pelanggar paling banyak adalah pengendara tidak menggunakan helm dan surat-surat. Makanya untuk memberikan efek jera kami berikan tindakan berupa tilang,” ungkapnya.

Dikatakan, jika dibandingkan dengan data pelanggaran yang dilakukan masyarakat pada tahun 2019 dengan tahun ini, jumlah pelanggaran jauh mengalami penurunan. Artinya, pengendara semakin sadar untuk tertib berlalu lintas.

“Kami berharap datanya akan terus turun diiringi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan peraturan dalam berlalu lintas,” katanya. 

Baca Juga:  Universitas Mataram, Berhasil Kembangkan Sapi Bali Jadi Ternak Unggulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *