Siswa Madrasah di Lotim Nikah di Masa Pandemi

Lotim (Lomboknews.my.id) – Lima siswa Madrasah Aliyah (MA) di Lombok Timur putus sekolah dan akhirnya menikah. Disinyalir ini dampak kebijakan libur panjang sekolah akibat pandemi Covid-19.  Bahkan tidak hanya MA, siswa siswi tingkat MTs pun ada yang memilih menikah.

Situasi ini membuat Kemenag Lombok Timur, khususnya MA dan MTs jadi sorotan publik. Ini kemudian mengherankan jajaran Kemenag, karena fenomena sama juga terjadi di sekolah lainnya.

Sikap heran itu datang dari Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag  Lotim, H  Zainul Arqom.
“Saya heran, kita yang tujuh siswa yang menikah  kok kita yang disoroti?,” sesalnya.

Arqom menegaskan, bukan hanya siswa madrasah yang menikah di masa pandemi, terjadi juga di sekolah umum. Salah satunya sekolah yang ada di dalam kota juga dikabarkan ada siswa  yang menikah.

“15 siswa SMP yang menikah, padahal itu sekolahnya di dalam kota,” ungkapnya.

Namun terlepas dari sorotan publik itu, sebagai antisipasi  angar pernikahan pernikahan siswa madrasah tak bertambah, Kemenag Lotim menginstruksikan pengawas madrasah segera mengecek ke madrasah-madrasah yang ada. Selain itu, peran orang tua juga dibutuhkan untuk mengawasi para putra dan putrinya selama mengikuti Belajar Dari Rumah (BDR). 

Baca Juga:  4 Maling ditangkap Polres Lombok Timur, Setelah Merampok Anak Kost di Anjani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *