Oknum ASN Terciduk Polisi Gara-gara Narkoba

Sumbawa Barat(Lomboknews.my.id) – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sumbawa Barat, kembali berhasil mengamankan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) alias PNS lingkup Pemkab Sumbawa Barat, Rabu, 26 Agustus 2020. Pelaku yang diketahui berinisial JH (38) tersebut tidak bisa berkutik setelah dari tangan pelaku Polisi menemukan tiga poket sabu dengan berat sekitar 1,29 gram dan uang tunai Rp126 ribu.

“Memang benar ada oknum PNS yang kita tangkap terkait dugaan memiliki narkoba jenis sabu dan saat ini yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan intensif,” ungkap Kapolres KSB kepada Suara NTB melalui Kasat Narkoba Narkoba Iptu Budiman Perangin Angin SH, Kamis, 27 Agustus 2020. Pelaku juga sudah menjadi target operasi sejak beberapa bulan terakhir dan berhasil ditangkap pada saat membawa barang.

Penangkapan terhadap tersangka ini, berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkoba yang dilakukan oleh pelaku ke desa Banjar. Menindak lanjuti laporan tersebut, Petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengintaian dan melakukan penangkapan pada saat melintas di depan Sekolah Luar Biasa (SLB). Pelaku juga tidak lagi bisa mengelak setelah barang bukti yang disembunyikan didalam jok motor ada padanya. Penangkapan terhadap pelaku ini menjadi kasus PNS yang terlibat narkoba kesekian kalinya ditangani Polres. Sehingga pihaknya mengindikasikan bahwa penggunaan barang haram ini juga semakin merambat kalangan terpelajar. “Dia tidak bisa ngelak pada saat ini tangkap dan dia juga mengakui bahwa barang itu merupakan miliknya,” sebutnya.

Setelah yang bersangkutan ditangkap, polisi kembali melakukan pengembangan terkait asal barang tersebut. Hasil interogasi yang dilakukan bahwa barang tersebut didapatkan dari SA. Mendapat laporan tersebut, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap SA dengan barang bukti berupa sabu seberat 0,84 gram serta alat hisap.

Baca Juga:  Baihaiqi Sayangkan Insiden Perusakan Balihonya Terjadi di Sejumlah Tempat

Penangkapan terhadap dua orang pelaku ini merupakan kasus kesekian kalinya ditangani selama tahun 2020. Pihaknya  juga akan terus mengatensi merebaknya kasus narkoba di beberapa bulan kedepan. ” Kami akan tetap memberikan atensi khusus terhadap penyalahgunaan narkoba ini karena trend kasus yang kami tangani selalu meningkat setiap tahun,” pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *