Pemda Lobar dan TNI Restorasi Sungai di Sekotong-Lembar

Lobar (Lomboknews.my.id) – Pemda Lombok Barat (Lobar) bersama TNI melakukan restorasi sungai di tiga titik di kecamatan  Sekotong dan Lembar. Tiga titik sungai ini di antaranya, Sungai Telaga Lebur Sekotong, Sungai Kambeng Desa Sekotong Timur dan Eyat Mayang Kecamatan Lembar. Beberapa sungai ini menjadi sasaran program restorasi, lantaran ketika hujan selalu meluap, sehingga menjadi salah satu penyebab banjir di daerah setempat.

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid bersama Dandim dan Kapolres Lobar meninjau pengerjaan restorasi sungai yang tengah berjalan tersebut. Pada kesempatan itu bupati berharap dengan adanya restorasi sungai akan menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk menjaga sungai.

Untuk di Kambeng Kecamatan Lembar ada sekitar 2 Kilometer lebih sungai yang direstorasi dengan tiga titik dipasangkan beronjong sedangkan di Telaga Lebur Kecamatan Sekotong ini panjangnya 1,4 kilometer terdapat lima titik yang dipasangkan beronjong. Restorasi sungai ini dilakukan selama 2 bulan dan berakhir besok tanggal 14 September 2020. “Insya Allah dengan adanya restorasi sungai yang kita lakukan ini, tidak akan banjir lagi,” harapnya.

Adanya restorasi sungai di dua kecamatan tersebut, orang nomor satu di Lobar agar warga masyarakat peduli dan menjaga kebersihan sungai. Salah satunya dengan membentuk Kelompok Masyarakat Peduli Sungai (KMPS). “Kami berharap ada tindak lanjut dari masyarakat, kami sudah memfasilitasi dengan  melakukan restorasi sungai. Kami minta terutama kepada kades untuk bisa memfasilitasi terbentuknya KMPS untuk menjaga kebersihan sungai,” kata mantan Ketua KPU NTB ini.

Sementara itu Dandim 1606/Lobar Kol. Arm. Gunawan, S.Sos, MT., mengatakan terkait tindak lanjut restorasi sungai di Lobar pihaknya akan menunggu koordinasi dari Pemda perihal titik sungai yang perlu direstorasi.”Kalau restorasi sungai di kecamatan lain, kami masih menunggu informasi dari pemda. Karena pemda yang lebih tahu lokasi mana yang akan direstorasi,” katanya.

Baca Juga:  Desa Sekotong Tengah Bentuk Satgas, Cegah Pernikahan Dini dan Gizi Buruk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *