Akses Jalan Menuju Tepal Rusak Parah

Mataram (Lomboknews.my.id) – Puluhan kilometer akses jalan menuju Tepal, Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa akan segera diperbaiki Pemprov NTB mulai Oktober mendatang. Anggaran penanganan jalan yang rusak parah tersebut telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2020.

‘’Insya Allah Oktober ini ditangani. Pak Gubernur melihat potensi daerahnya luar biasa di sana seperti kopi. Sehingga perlu ada akses yang memadai. Kalau orang ke sana, luar biasa sulitnya. Bisa satu hari untuk puluhan kilometer dan itu pun menggunakan mobil khusus,’’ ujar Kepala Dinas PUPR NTB, H. Sahdan, ST, MT dikonfirmasi, Senin, 31 Agustus 2020.

Sahdan mengatakan, akses jalan di sana masih berupa jalan tanah. Dan kondisinya sangat memprihatinkan. Akses jalan berupa jalan tanah panjangnya sekitar 50 – 60 Km.

Ia mengatakan, tahun ini mulai diperbaiki jalan sepanjang 17 Km dari Batudulang – Tepal. Kemudian 12 Km dari Tepal – Baturotok. ‘’Kita tangani secara sporadis. Supaya bagaimana masyarakat dapat lewat, akses jalan yang layak,’’ imbuhnya.

Penanganan jalan menuju Tepal ini, kata Sahdan menjadi prioritas. Penanganan akan dilakukan sampai Desember mendatang sesuai anggaran yang telah disiapkan di APBD Perubahan 2020. ‘’Kita tangani sporadis, kita tangani skala prioritas, masyarakat bisa dapat akses,’’ tambahnya.

Penanganan akses jalan menuju Tepal ini, lanjut Sahdan, dikeroyok oleh Pemprov NTB dan Pemda Sumbawa. Pada ruas jalan yang akan diperbaiki, Pemda Sumbawa juga sedang memperbaiki jembatan. Selain itu, Dinas PUPR juga telah mengirim proposal ke Kementerian PUPR.

‘’Begitu APBD kita terbatas, kita ambil inisiatif mengusulkan anggaran ke Kementerian PUPR,’’ katanya.

Untuk penanganan infrastruktur jalan di Pulau Sumbawa, Pemprov telah membuat Perda percepatan jalan tahun jamak. Dalam tiga tahun,  akan dialokasikan anggaran sebesar Rp750 miliar. Untuk tahun ini, akibat Covid-19, anggaran percepatan jalan tahun jamak dialokasikan sebesar Rp75 miliar.

Baca Juga:  Dorong Peningkatan Capaian Sanitasi Layak dan Sanitasi Aman di NTB

Berdasarkan data Pemprov NTB, sepanjang 242,71 km jalan provinsi dalam kondisi tidak mantap. Selain itu, sebanyak 138 unit jembatan sepanjang 4.371 meter berada dalam kondisi kritis dan belum terbangun.

Dengan luas wilayah 20.153,15 km2, NTB memiliki jalan provinsi sepanjang 1.484,43 km. Terdiri atas jalan provinsi di Pulau Lombok sepanjang 528,26 km dan di Pulau Sumbawa sepanjang 956,27 km. Tingkat kemantapan jalan provinsi pada akhir tahun 2018 sebesar 83,65 persen.

Masih terdapat 242,71 km jalan provinsi yang berada dalam kondisi tidak mantap. Terdiri atas jalan aspal rusak berat sepanjang 53 km, jalan kerikil sepanjang 28,76 km, jalan tanah sepanjang 35,92 km serta jalan yang belum bisa dilalui atau belum terhubung sepanjang 125,03 km. Selain itu, masih terdapat 138 unit jembatan dengan total panjang 4.371 meter  yang berada dalam kondisi kritis dan belum terbangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *