Ketua KPU jelaskan aturan saat pendaftaran Bapaslon Saat Bertemu Kapolres Dompu

Dompu (Lomboknews.my.id) – Jelang pendaftaran Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat SH SIK berkoordinasi dengan KPU setempat. Koordinasi tersebut terkait pelaksanaan dan mekanisme penerimaan dan pendaftaran Bapaslon setempat, Selasa (1/9).

Ketua KPU Kabupaten Dompu, Drs Arifuddin menyampaikan beberapa aturan saat pendaftaran. Saat pelaksanaan itu telah diatur siapa saja yang berkenan masuk di kantor KPU.

Diantaranya Bapaslon 2 orang didampingi istrinya, ketua dan sekretaris Parpol Pengusung (sesuai jumlah gabungan Partai) 2 orang atau Parpol, tim kampanye 1 orang, tim penghubung 2 orang, Bawaslu 3 orang, Pemda, TNI dan Polri masing- masing 1 orang.

“Saat pendaftaran hanya dari tim KPU yang memeriksa keabsahan berkas-berkas setiap Bapaslon,” terangnya.

Kemudian setelah mendaftar, Bapaslon akan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 11 September mendatang.

“Kami akan berikan surat pemeriksaan kesehatan di RSU Provinsi NTB. Saat ini kami mengeluarkan surat pemberitahuan untuk Bacabup dan Cawabup untuk melakukan test PCR sebelum melakukan pendaftaran,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk jadwal sementara pelaksanaan pendaftaran. Yakni, Jumat (4/9) sekitar pukul 14.00 Wita untuk Bapaslon Hj Eri-HI, Sabtu (5/9) sekira pukul 14.00 Wita untuk Bapaslon AKJ-Syah dan Minggu (6/9)  pukul 14.00 Wita Bapaslon SUKA.

“Setiap hasil test PCR yang positif atau reaktif diperkenankan datang pada saat pendaftaran,”tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat SH SIK menyampaikan beberapa hal terkait rencana tugas Polri dalam mengawal tahapan pendaftaran tersebut.

“Kita rencanakan akan menutup jalan Bhayangkara. Kemudian jalan Soekarno akan kami buat dua jalur dan untuk parkir ditempatkan di kantor DPRD Kabupaten Dompu,” ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta pada masing- masing ketua tim kampanye dan penghubung agar lebih awal memberitahukan kepada pihak kepolisian sebelum pelaksanaan pendaftaran berlangsung.

Baca Juga:  Polres Dompu Ungkap 5 Kasus Kejahatan Dalam 1 Bulan

“Sebelum memasuki kantor KPU setiap Bapaslon dan tim harus diperiksa suhu badan dan diimbau untuk mengikuti protokol kesehatan,” pintanya.

Kemudian, pihak KPU yang ditempatkan di pos terdepan bersama TNI-Polri saat penerimaan pendaftaran Bapaslon harus memberikan penjelasan terkait pendaftaran tersebut. Baik terhadap Bapaslon dan simpatisan.

Kasat Intelkam IPTU Makrus SSos juga menyampaikan beberapa hal sebagai tugas dan tanggungjawabnya. Terkait pelaksanaan dan mekanisme penerimaan pendaftaran siapa saja yang bisa masuk ke kantor KPU.

“Untuk simpatisan tidak di perkenan masuk sesuai protokol kesehatan. Sekaligus agar kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” tegasnya

“Setiap yang memasuki kantor KPU harus memakai Name Tag atau tanda Pengenal yang disiapkan oleh tim KPU,” pungkasnya. (

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *