2.700 Yang Melahirkan Pada Usia Dibawah 20 Tahun Terjadi di Lombok Timur

Lotim (Lomboknews.my.id) –Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak  dan Keluarga Berencana (DP3AKB) mencatat pada tahun 2019 kelompok umur dibawah 20 tahun yang melahirkan sebanyak 2.700. Kelompok umur dibawah 20 tahun ini dikategorikan masih usia anak.

Kepala DP3AKB Lotim, Asrul Sani mengatakan, setiap tahunnya terdapat 27 ribu persalinan. Dari angka ini, ada 2.700 yang melahirkan pada usia dibawah 20 tahun.

Tahun depan angka ini akan dikalkulasikan. Jika melebihi angka tersebut, maka terjadi yang dinamakan babybooming atau kelahiran bayi berlebih.  Namun hal ini dinilai dapat dicegah, sebab pelayan Keluarga Berencana (KB) tetap dilakukan meskipun dalam masa pandemi.

Sebab KB suntik hanya 3 bulam sekali dan ada KB dalam jangka panjang.  “Pelayanan KB tetap dilakukan,” terang Asrul kepada kicknews.today, Selasa (2/9).

Soal kelahiran kelompok umur di bawah 20 tahun, pihaknya tidak mempermasalahkan untuk mengikuti program KB. Hal ini guna merencanakan kehamilan atau menunda untuk memiliki momongan. Sebab usia anak dinilai fisik dan mentalnya belum siap memiliki anak. “Jiwa anak-anak masih suka main-main,” katanya.

Untuk tingkat resiko kematian ibu pada saat melahirkan pada usia anak, secara medis memang sangat besar. Namun resiko justru pada usia dewasa. “Kadang teori tidak sesuai realitas,” ungkapnya.

Asrul kembali menegaskan pentingnya mengikuti program KB. Jangan khawatir dengan asusmi masyarakat yang takut keluar rumah sebab pandemi  dan pelayan Posyandu. Masyarakat dapat mendatangi Polindes, Puskesmas dan layanan kesehatan lainnya untuk mengikuti KB. 

Baca Juga:  HUT Kota Mataram Ke-27, Kota Mataram dapat semakin bertambah maju lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *