Update Covid-19, 03 September Angka Kesembuhan Meningkat, Temuan Kasus Positif Covid-19 Cenderung Menurun

Mataram (Lomboknews.my.id) -Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 9 kasus baru terkonfirmasi positif, 14 pasien sembuh dan 3 kasus kematian baru, Kamis, 3 September 2020. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 2.807 orang, dengan perincian 2.132 orang sudah sembuh, 165 meninggal dunia, serta 510 orang masih positif.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengingatkan meski temuan kasus positif baru dalam beberapa hari terakhir cenderung menurun. Dan sebaliknya, jumlah kesembuhan semakin meningkat, masyarakat tidak boleh mengendurkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas kehidupan sehari-hari.

“Karena sebagaimana hasil contact tracing yang dilakukan, penularan melalui transmisi lokal masih terjadi. Bahkan di luar daerah di kota-kota besar lainnya penularan wabah Covid-19 justru semakin tidak terkendali,” kata Gita.

Oleh karena itu, masyarakat harus tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah, jaga jarak (physical distancing), rajin mencuci tangan dengan sabun. Dan sebisa mungkin hindari kerumunan, menjaga asupan gizi serta senantiasa membiasakan pola hidup bersih dan sehat dan jauhi stres.

Diterangkan, pada Kamis, 3 September 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RSUD Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Prodia, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 137 sampel. Dengan hasil 119 sampel negatif, 9 sampel positif ulangan, dan 9 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 2790, inisial MA, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Desa Kabar Utara, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Pasien nomor 2800, inisial YS, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 2801, inisial YA, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bima.

Baca Juga:  Update Covid-19, 08 Agustus Bertambah 27 Kasus Baru, Positif Covid-19 di NTB Jadi 2.289 Orang

Pasien nomor 2802, inisial RAF, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji. Pasien nomor 2803, inisial IPM, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji.

Pasien nomor 2804, inisial SH, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong. Pasien nomor 2805, inisial IH, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Pasien nomor 2806, inisial W, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya. Pasien nomor 2807, inisial KESP, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tegah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya.

Sekda NTB ini mempermaklumkan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap jumlah kasus baru positif Covid-19 yang diumumkan tanggal 2 September 2020 yakni sebanyak 14 orang terkonfirmasi positif. Sebenarnya adalah 13 kasus baru positif Covid-19. Bahwa pasien nomor 2790, inisial N, laki-laki, usia 64 tahun, yang diumumkan tanggal 2 September 2020 sesungguhnya adalah pasien nomor 2750 yang diumumkan tanggal 30 Agustus 2020. Sehingga pasien positif Covid-19 dengan nomor 2790 dipakai untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru hari ini, yakni pasien nomor 2790, inisial MA, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Desa Kabar Utara, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga:  Update Covid-19, 24 September Total Kasus Terkonfirmasi Positif 3.215 Orang, 2.538 Sembuh dan 192 Pasien Meninggal

Sedangkan 14 pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 1887, inisial FKAP, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 2251, inisial M, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 2267, inisial S, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Plampang, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2275, inisial JDJ, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien nomor 2401, inisial SE, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Pasien nomor 2423, inisial MA, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Pasien nomor 2546, inisial PKR, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 2555, inisial J, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Majidi, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 2556, inisial S, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2557, inisial A, laki-laki, usia 71 tahun, penduduk Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2660, inisial KY, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 2681, inisial J, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Pasien nomor 2722, inisial K, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 2740, inisial S, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga:  Update Covid-19, 22 Agustus Kasus Positif Bertambah 18 Orang, 15 Pasien Sembuh dan Dua Meninggal

Sementara tiga pasien yang meninggal dunia yaitu pasien nomor 2733, inisial S, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 2758, inisial L, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 2783, inisial LSNIL, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, lanjut Sekda, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 10.925 orang dengan perincian 386 orang (4%) masih dalam isolasi, 368 orang (3%) masih berstatus probable, 10.171 orang (93%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 20.946 orang, terdiri dari 1.328 orang (6%) masih dalam karantina dan 19.618 orang (94%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 74.431 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 978 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 73.453 orang (99%).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *